p r o p o s a l Ldks Buku Panduan

download p r o p o s a l Ldks Buku Panduan

of 23

  • date post

    25-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    200
  • download

    24

Embed Size (px)

Transcript of p r o p o s a l Ldks Buku Panduan

KATA PENGANTARAlhamdulillah, puji dan syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT, Allah Maha Tinggi bahkan tertinggi tidak akan ada yang mencapai diri-Nya. Semua kecerdasan yang terdsalam pengetahuan sebagai bekal untuk menjunjung asma-Nya yang mulia.Setetes ilmu yang Allah berikan tersebut penyusun berusaha terangkan dalam Buku Panduan LDKS tahun 2013 yang sederhana ini untuk mengabdi kepada-Nya. Sebuah karya yang sangat berharga, bermanfaat khususnya di dalam latihan kepemimpinanPenyusun sadar, bahwa buku panduan LDKS yang saat ini ade-ade pegang sangat jauh untuk menuju kesempurnaan, belum dapat memenuhi harapan yang ade-ade inginkan,. Oleh karenanya penyusun mengharapkan kritik saran yang sifatnya membangun untuk perbaikan dimasa yang akan datang demi melengkapi kekurangan-kekurangan yang terdapat dalam buku panduan LDKS ini Latar belakang disusun buku panduan LDKS ini karena untuk membantu kepada peserta dalam memahami secara teoritis dalam mengaplikasikan untuk kehidupan yang nyata sebagai calon seorang pemimpin. Selanjutnya, tak lupa kami tetap mengharap dengan sangat tegur sapa serta koreksi dari pihak pembaca yang budiman, apabila terdapat kesalahan atau kekurangan dalam edisi ini, dapat kami perbaiki dimasa yang akan datang.Sebelum penutup ini kami sampaikan banyak terima kasih kepada :1. Bapak Drs. Haris Royani, M.M. selaku Kepala SMP Al-Hadi yang telah banyak mendukung kegiatan ini sehingga dapat terlaksana dengan baik.2. Bapak Suheri, A. Md. selaku Wakasek Kesiswaan SMP Al-Hadi yang telah banyak membantu secara moril maupun materil3. Ibu Susri Maryam, S. Pd. selaku Pembina OSIS SMP Al-Hadi yang selalu eksis membantu kelancarannya kegiatan ini4. Segenap dewan guru SMP Al-Hadi yang telah banyak membantu sehingga telah terselesaikan panduan LDKS ini.5. Para Panitia yang selalu eksis dalam menjalankan tugas yang tidak mengenal capek dan lelah.6. Dan yang terakhir para peserta yang telah mensukseskan acara tersebut. Mudah mudahan dari semuanya itu dapat menjadikan amal ibadah kita dan semoga Allah SWT membalasnya.Terakhir besar harapan kami, mudah mudahan karya sederhana ini dapat diterima Allah SWT, sekaligs menjadi ilmu yang bermanfaat kami dan kaum muslimin seluruhnya. Amin Ya Robbal Alamin.Bandung, 8 November 2013Penyusun

TATA TERTIB PESERTALATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN SISWA (LDKS)1. Peserta LDKS harus hadir 10 menit sebelum acara dimulai 2. Peserta LDKS harus berpakaian rapih dan sopan yang telah ditentukan oleh panitia3. Peserta LDKS tidak diperkenankan meninggalkan tempat kegiatan kecuali ada izin dari panitia.4. Peserta LDKS dilarang membawa alat atau benda tajam yang dapat menggangu jalnnya kegiatan5. Peserta LDKS dilarang merokok di arena kegiatan6. Peserta LDKS tidak diperkenankan memakai perhiasan atau benda berharga yang lainnya.7. Peserta LDKS harus mentaati peraturan atau tata tertib yang telah ditentukan panitia.8. Bagi peserta LDKS yang yan melanggar tata tertib di atas akan dikenakan sanksi sesuai dengan jenids pelanggaran.1x pelanggaran : dinasehati atau diperingkatkan2xpelanggaran : diperingatkan secara tertulis3xpelanggaran : dipulangkan dinggap tidak lulus9. Hal-hal yang belum tercantum dalam tata tertib di atas dapat ditentukan sebagaimana mestinya.JANJI PESERTA LDKSBismillahirohmanirrahimKami Peserta LDKS berjanji :1. Akan mengikuti kegiatan LDKS dari awal sampai akhir2. Akan mengikuti kegiatan tepat pada waktunya 3. Akan mentaati tata tertib segala yang berlaku4. akan mematuhi dan taat pada panitia selama tidak melanggar aturan5. Apabila kami melanggar janji ini kami siap menerima sanksi dari panitia KEPEMIMPINAN (LEADERSHIP)I. Arti Penting Kepemimpinan Kepemipinan (Leadership) asal kata dari pemimpin (leader: head) adalah seseorang yang mempergunakan wewenang (authority) dan kepemimpinannya, mengarahkan bawahan untuk mengerjakan sebagian pekerjaannya dalam mencapai tujuan bersama yaitu dalam organisasi. Leader adalah seorang pemimpin yang mempunyai sifat-sifat kepemimpinan dan kewibawaan (personality authority). Falsafah kepmimpinannya bahwa pemimpin adalah untuk bawahan dan milik bawahan.Asas utama kepemimpinan Pancasila1. Ing Ngarso Sung Tuladha, artinya seorang pemimpin haruslah mampu lewat sifat dan perbuatanya menjadikan dirinya pola panutan dan ikutan bagi orang -orang yang dipimpinanya.2. Ing Madya Mangun Karsa, artinya seorang pemimpin harus mampu membangkitkan semangat berswakarsa dan berkreasi pada orang orang 3. Tut Wuri Handayani, artinya seorang pemimpin harus mampu mendorong orang orang yang diasuhnya berjalan di depan dan sanggup bertanggung jawab.II. Memupuk Jiwa KepemimpinanSebagaimana dalam hadis yang artinya " Pemuda hari ini adalah generasi hari esok " ada istilah lain " Sekarang anak anak, esok lusa menjadi pemuda, apabila telah menjadi pemuda, kelak akan menjadi pemimpin " Sayidina Ali RA, pernah berkata " bukanlah seorang pemuda jika ia berkata inilah bapaku, tapi seorang pemuda inilah saya" Ungkapan tadi memberi keyakinan bahwa kita merupakan generasi penerus bagi bangsa kita sendiri seperti yang telah diungkapkan oleh Ir. Soekarno dalam pidatonya berkata : " Berikan kepadaku seribu orang tua aku akan sanggup memindahkan kutub utara dan ke selatan, akan tetapi berikan kepadaku sepuluh pemuda aku akan sanggup mengubah wajah bangsa " artinya, bahwa dipundak kita, bangsa ini menaruh harapan dalam kepada pemuda sebagai estafet dalam melanjutkan pembangunan. Sedangkan kita sadari bahwa salah satu pemicu keberhasilan pembangunan adalah sebagai generasi muda harus sejak dini memupuk jiwa kepemimpinan Apa yan harus kita lakukan dalam memupuk jiwa kepemimpinan ? untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kita harus mengetahui jiwa dan semangat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Apakah itu ? Tak lain adalah disiplin, kerja sama dan toleransi serta memiliki tanggung jawab, mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Disiplin merupakan kesadran untuk mematuhi peraturan yang berlaku dan menghindari larangannya. Sejak dini rasa disiplin ini harus kita pupuk baik antara disiplin dalam belajar, disiplin dalan mengerjkan pekerjaan rumah dan guru dalam mentaati tata tertib. Apabila telah terbiasa hidup berdisiplin baik di sekolah maupun di rumah , Insya Allah dalam diri kita akan terbentuk jiwa kepemimpinan yang patut diteladani. Seorang pemimpin adalah yang memiliki pengikat yang menggugah pengikutnya untuk melakukan hal hal tertentu, untuk mencapai sesuatu hasil (tujuan) melalui pemberian teladan kepada pengikutnnya dengan penuh tanggung jawab. Seorang calon pemimpin harus mau dan mahir mendengar, membaca, berbicara dan menulis.III. Tekhnik PersidanganA. Pengertian Sidang adalah pertemuan formal diantara beberapa orang guna untuk membicarakan dan berusaha untuk mencari keputusan dengan tidak merugikan atau menguntungkan salah satu pihak.B. Macam-Macam Sidang 1. Ditinjau dari sudut pesertaa. Sidang Umum / sidang pleno / sidang paripurna b. Sidang komisic. Sidang sub komisi2. Ditinjau dari sudut keputusan a. Kongres munasb. Musyawarah cabang, musda c. Konferensid. Musyawarah koordinator komisariat e. Rapat anggota komisariatC. Unsur unsur Persidangan 1. Tempat dan ruang persidangan 2. Waktu sidang 3. Perlengkapan sidang 4. Peserta sidang 5. Pemimpin sidang 6. Acara sidang 7. Tata tertib8. Sekretaris sidang 9. Keputusan sidangD. Penggunaan palu sidang1. Palu sidang dengan satu

a. Untuk menerima dan menyerahkan pimpinan sidang Contoh: "Dengan mengucapkan/membacakan bismillahirrohmanirrohim pimpinan sidang saya terima/serahkan"b. Untuk memberi perhatian pada salah satu atau seluruh pesertac. Untuk menskor sidang dalam waktu 1x15 menit atau 1x30 menitd. Untuk mengambil keputusan-keputusan sementara atau point demi point dalam setiap persidangan atau keputusan2. Palu sidang dengan dua ketukan1. Untuk menskor sidang 2x15 menit atau lebih2. Untuk mencabut skorsing atau membuka sidang kembali3. Palu sidang dengan tiga ketukana. Untuk meresmikan pembukaan/penutupan acara kegiatanb. Untuk men syahkan keputusan terakhir secara keseluruhanE. Istilah-istilah Persidangan1. Skorsing: menghentikan jalannya persidangan untuk sementara waktu

2. Lobying: menghentikan jalannya persidangan dalam waktu singkat dan mencari kesesuaian dalam paham yang tidak dapat diambil dalam persidangan

F. Macam-Macam Intrupsi1. Intrupsi Poin of OrderPemotongan pembicaraan dari satu peserta terhadap peserta lainnya, dimana peserta yang diintrupsikan tersebut melakukan pembicaraan atau hal yang menyinggung.2. Intrupsi Point of InformationPemotongan pembicaraan dari satu peserta terhadap peserta lainnya, dimana peserta yang melakukan intrupsi tersebut menambah beberapa informasi guna melengkapi pembicaraan yang dilakukan oleh peserta sidang3. Intrupsi Point of Personal PrivilagePemotongan pembicaraan dari satu peserta terhadap peserta lainnya, dimana peserta yang melakukan intrupsi tersebut meminta kepada pimpinan sidang untuk tidak memberikan kesempatan pada orang yang diintrupsikan karena menyinggung pribadi seseorang4. Intrupsi Point of ClearificationPemotongan pembicaraan dari satu peserta terhadap peserta lainnya, dimana peserta yang melakukan intrupsi menjelaskan masalah agar tidak terjadi perbedaan pendapat yang menajam.G. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam persidangan1. suatu persidangan atau rapat tanpa ada persiapan yang baik, maka ada kecenderungan rapat tersebut kurang berjalan2. penggunaan palu sidang tidak sesuai dengan ketentuan, maka dapat mempengaruhi suasana sidang tersebut.3. Pimpinan sidang/rapat hendaknya berlaku selaku moderator/penengah, oleh karena itu harus berbuat adil terhadap semua peserta4. Pimpinan sidang hendaknya terlebih dahulu menguasai materi sidang/rapat dapat terarah agar mencapai suatu sasaran atau tujuan yang diinginkan.5. Sekretaris sidang atau notulis hendaknya harus dapat membuat kesimpulan yang mencerminkan suatu hasil.6. Pimpinan sidang/rapat hendakn