2 pengetian dan pendidikan (pb 1)

Post on 23-Jul-2015

747 views 0 download

Transcript of 2 pengetian dan pendidikan (pb 1)

PENGERTIAN PENDIDIKAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Fenomena Apakah yang dapat disebut sbg Fenomena Pendidikan ?

UNSUR DASAR PENDIDIKAN

Fenomena pendidikan setidaknya adanya 6 unsur dasar , sbb: Aktivitas Interaktif Dua Subyek Manusia

atau Lebih Berdasar Nilai Suasana dan proses yg

membelajarkan Tujuan Luhur Kedewasaan sbg Ujung

INTERAKSI TIMBAL BALIK

Individu/

kelomp

Individu/

kelomp

Subyek yang berinteraksi

What is value ?Nilai : sesuatu yg dihargai tinggi oleh

indiv/ masy sehingga menjadi dasar

dan standar dlm kehidupannya.

Nilai: keyakinan yg melandasi

seseorang menganggap suatu objek

lebih penting/ lebih berharga menurut

ukuran personal maupun sosial

Menurut sifatnya: (1) Nilai logis, (2)

etis, dan (3) estetis

Menurut Asalnya: (1) Nilai otonom, (2)

heteronom, dan (3) theonom

CORE VALUESCORE VALUES Core Value (1) Freedom, (2) pleasure, (3) self

esteem, (4) honesty (5) obidience, (6) justice. Nilai-nilai kehidupan inti (Core Living Values)

yg penting dijadikan Sbg dasar aktivitas pendidikan (menurut UNESCO):

• Cooperation, • Happiness, • Love• Respect, • Simplicity, • Tolerance.

• Freedom, • Honesty, • Humility.• Peace, • Responcibility,• unity

Humanis Aman Menyenangkan Memberikan

peluang untuk berkembang

Menantang untuk aktif dan kreatif

SUASANA DAN PROSES YANG MEMBELAJARKAN

Makna baik, mencakup: Etiquette (etiket/ Tata

cara) Conduct (tingkah

laku baik) Virtues (Watak Baik)

TUJUAN BAIK ?

PENGERTIAN PENDIDIKAN ?

ETIMOLOGIS

TERMINOLGIS

ARTI PENDIDIKAN

Pendidikan berasal dari kata dasar ‘didik’Mendapat imbuhan pe-an, menjadi kata benda ‘pendidikan’ dan kerja ‘mendidik’

Secara Etimologis

‘Pendidikan’: pembinaan, pengasuhan, bantuan untuk tumbuh.

Yunani Kuno dg istilah ‘paedagogiek’: seni menuntun anak.

‘Paedagogia’: pergaulan dengan anak-anak.

Orang yang menuntun anak adalah ‘paedagog’.

Romawi, dg istilah educare : mengeluarkan dan menuntun, tindakan merealisasikan potensi anak yg dibawa waktu lahir.

Jerman, dg isitilah Erziehung, setara dg educare : membangkit-kan kekuatan terpen-dam, atau mengaktifkan potensi anak.

Inggris dg istilah education (kata benda) dan educate (kata kerja) : mendidik.

Contoh: To educate someone to take responsibility (mendidik seseorang guna memikul tanggung jawab); She educated her son at home (dia mendidik anak laki-lakinya di rumah).

Oxford Learner's Pocket Dictionary, pendidikan : pelatihan dan pengajaran. Education is training and instruction.

KBBI, pendidikan: proses perubahan sikap dan tingkah laku indiv/ kelompok dlm usaha mendewasakan manusia melalui proses pengajaran dan pelatihan.

Jawa dikenal istilah ‘panggulawentah’ : pengolahan, penjagaan, dan pengasuhan baik fisik maupun kejiwaan anak.

MAKNA TERMINOLOGIS Crow and Crow

proses yg berisi aneka macam kegiatan yg cocok bagi individu utk kehidupan sosialnya dan membantu meneruskan adat dan budaya serta kelembagaan sosial dari generasi ke generasi.

Carter V. Good keseluruhan proses dimana seseorang mengembangkan kemamapuan, sikap, dan bentuk tingkah laku lainnya yg bernilai di dalam masyarakat dimana ia hidup.

John Deweypend: suatu proses pembentukan kecakapan-kecakapan fundamental baik secara intelektual maupun emosional ke arah alam dan sesama manusia.

Jean Jaques Rousseaupend: usaha memberi bekal yg tidak ada pd masa kanak-kanak tetapi dibutuhkannya pd masa dewasa.

J. Gielen and S. Strasserpend: segala usaha org dewasa dlm pergaulannya dg anak-anak utk memimpin perkembangan jasamani dan rokhaninya ke arah kedewasaan.

John S. Brubacherpend: proses dlm mana potensi, kemampuan, dan kapasitas yg mudah dipengaruhi oleh kebiasaan-kebiasaan, disempurnakan dg kebiasaan yg baik dg alat disusun sedemikian rupa dan digunakan manusia utk menolong orang lain atau diri sendiri dlm mencapai tujuan yg ditetapkan.

GT. Page, JB. Thomas, & AR. MarshallPend: proses pengembangan kemampuan dan perilaku manusia secara keseluruhan.

Ki Hajar Dewantara Pendidikan: sebagai usaha menuntun segala kekuatan kodrat yg ada pada masa anak baik sbg individu manusia maupun sbg anggota masyarakat agar dpt mencapai kesempurnaan hidup.

DriyarkaraPendidikan adalah proses pemanusiaan manusia muda.

FAGERLIND and SAHAEducation is a process by which the cultural and normative heritage of a society is transmitted from generation to generation.

PAULO FREIREPendidikan adalah usaha penyadaran manusia.

REDJA MUDYAHARDJO makna pend bisa dibagi 3: luas, sempit, dan luas terbatas.

Makna Luas, pend: segala pengalaman belajar yang berlangsung dalam segala lingkungan hidup dan sepanjang hidup.

Makna Sempit, pend: segala pengaruh yang diupayakan sekolah tehadap anak.

Makna Luas Terbatas, pend: usaha sadar yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan, yang berlangsung di sekolah dan luar sekolah.

GEORGE F. KNELLER Arti pendidikan dibedakan sec luas, teknis,

hasil.Luas: Pend Merupakan tindakan yang

mempengaruhi pertumb & perkemb mind, character, dan physical ability

Teknis: Pend merupakan proses melalui lembaga2 pend utk mentransformasikan warisan

Hasil: Pend merup usaha utk menghslkan man cakap sec intelektual, moral, & sosial

UU NO. 20 TAHUN 2003 TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL

Pendidikan: usaha sadar dan terencana utk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelj, agar pesdik sec aktif mengembangkan potensi dirinya utk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, ketrampilan, yg diperlukan bagi dirinya, masy, bangsa dan negara.

PENDIDIKAN (UU 20/2003)Proses Sadar dan Terencana

suasana belajar

& proses pembela

jaran

kekuatan spiritual keagamaan

kepribadian

kecerdasan

akhlak mulia

ketrampilan

pengendalian diri

Berguna: Diri, masy, bangsa

& Negara

ILMU PENDIDIKAN ITU APA?

ILMU PENDIDIKAN DIMAKNAI 2 MACAM

Ilmu Pendidkan (Paedagogiek)The Art of

Educating/ Teaching

Science of Education

PENGERTIAN ILMU PENDIDIKAN MENURUT PARA AHLI

MJ. Langeveld, 

Ilmu Pendidikan adl ilmu yg menelaah suatu obyek utk mengetahui keadaan hakiki obyeknya, serta mempelajari betapa hendaknya bertindak.

Carter V. Good,

Ilmu Pendidikan adl Suatu bangunan pengetahuan yg sistematis mengenai aspek-aspek kuantitatif dan obyektif dari proses belajar.

John Frederick Herbart Ilmu yg berdiri sendiri yg mengkaji hakekat, persoalan, bentuk-bentuk dan syarat-syarat dari pendidikan.

Brodjonegoro Secara singkat: Teori pendidikan dan perenungan tentang pendidikan.

Secara luas: ilmu pengetahuan yg mempelajari soal-soal yg timbul dalam paraktek pendidikan.

Driyarkara Pemikiran ilmiah yg bersifat kritis, metodis,dan sistematis tentang realitas pendidikan. Kritis: semua pernyataan atau afirmasi harus mempunyai dasar yg kuat. Metodis: menggunakan cara tertentu dalam proses berpikir dan penyelidikan. Sistematis: proses berpikir ilmiah selalu dijiwai oleh ide yg menyeluruh dan menyatu, shg semua pikiran dan pendapat memiliki keterkaitan sbg satu kesatuan.

Sutari Imam Barnadib Adalah ilmu yang mempelajari suasana dan proses-proses pendidkan.

Ngalim purwanto, Ilmu pengetahuan yg menyelidiki dan merenungkan tentang gejala-gejala perbuatan mendidik.

POIN PENTING Ilmu yg mempelajari

suasana dan proses pendidikan

Berusaha memecahkan masalah-masalah yg terjadi dlm praktek pendidikan

Menawarkan aneka pilihan tindakan mendidik yg seharusnya dilakukan.

Seberapa Penting Ilmu Pendidikan bagi kegiatan pendidikan ?

William F. O’Niel (2000): Kegiatan mendidik sudah dilakukan banyak

orang di banyak tempat selama berabad-abad.

Umumnya terjadi secara berulang, kurang dievaluasi kekurangan-kekurangannya oleh para pelakunya.

Padahal yg dididik berubah dan berganti, termasuk lingkungan juga sudah berubah.

Paulo Freire (1976): Kegiatan mendidik hampir selalu terjadi

secara ritualistik dan formalistik. Terjadi praktek dehumanisasi dan

hominisasi. Pendidikan yang ideal adalah terjadinya

proses humanisasi bagi anak-anak

Memerlukan Ilmu Mendidik

FUNGSI PENDIDIKAN

Menurut Durkheim, pendidikan mempunyai fungsi:

1) Memperkuat solidaritas sosial. 2) Mempertahankan peranan sosial

Sekolah adalah masyarakat dalam bentuk miniatur. Sekolah mempunyai hierarkhi, aturan, tuntutan yang sama dengan "dunia luar". Sekolah mendidik orang muda untuk memenuhi berbagai peranan.

3) Mempertahankan pembagian kerja.